ayam petelur yg siap telurnya di panen

 

🏠 1. Persiapan Kandang

Bersih dan kering: Pastikan kandang selalu bersih agar ayam tidak mudah terserang penyakit.

Ventilasi cukup: Udara harus bisa keluar-masuk dengan baik.

Suhu ideal: Sekitar 20–30°C.

Pencahayaan: Gunakan lampu agar ayam mendapat cahaya ±16 jam per hari (penting untuk produksi telur).

Tempat makan & minum: Sediakan secara terpisah dan jaga kebersihannya.



---

🐣 2. Pemilihan Bibit

Pilih ayam petelur dari bibit unggul (seperti Lohmann, Hy-Line, Isa Brown).

Bibit sehat: aktif, bulu halus mengkilap, tidak cacat, dan tidak lesu.



---

🥦 3. Pakan Ayam Petelur

Gunakan pakan berkualitas: campuran jagung giling, bekatul, bungkil kedelai, konsentrat, dan vitamin.

Pemberian pakan: 2–3 kali sehari (pagi, siang, sore).

Air minum bersih harus selalu tersedia.

Bisa tambahkan kalsium (tepung kerang) untuk memperkuat cangkang telur.



---

💊 4. Kesehatan dan Vaksinasi

Lakukan vaksinasi rutin (ND, IB, Gumboro, dsb).

Perhatikan tanda ayam sakit (lesu, bulu kusam, nafsu makan turun). Segera pisahkan ayam yang sakit.

Bersihkan kandang secara rutin dan semprot disinfektan seminggu sekali.



---

🥚 5. Perawatan Produksi Telur

Ambil telur 2–3 kali sehari agar tidak pecah atau dimakan ayam.

Simpan di tempat yang sejuk dan kering.

Catat hasil produksi untuk memantau produktivitas ayam.



---

📈 6. Manajemen Umur

Ayam mulai bertelur umur 18–20 minggu.

Masa produktif terbaik: hingga 72 minggu.

Setelah itu produksi menurun, bisa diganti dengan bibit baru.



Posting Komentar

0 Komentar